Seperti Batuk Biasa, Gejala Awal TBC Sudah Mengintai

Kamis, 08 Feb 2018 17:54

Penulis: Iwan Tantomi

Ayotosstb.com - Batuk memang bukan termasuk penyakit, melainkan mekanisme alami untuk mengeluarkan benda asing dari dalam tubuh. Tapi jika sampai mengganggu aktivitas harian dan waktu istirahat, jangan anggap sepele. Bisa jadi hal yang dianggap biasa ternyata merupakan gejala awal Tuberkulosis atau sering disingkat TBC.

TBC adalah penyakit menular paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tersebar melalui udara, jumlah penderita TBC terus bertambah, bahkan menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2016, Indonesia menempati urutan kedua sebagai Negara dengan beban penyakit TBC di dunia setelah India.

Jangan sampai terlambat, segera kenali beberapa gejala awal TBC berikut ini.

Batuk yang Berlangsung Lama

Seringkali batuk dapat reda setelah meminum obat batuk atau antibiotik yang diberikan oleh dokter. Tapi jika batuk terus membandel hingga lebih dari dua minggu, bisa jadi merupakan gejala TBC. Segera periksakan ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Nyeri pada Dada

© pixabay

Ada banyak penyebab terjadinya sesak napas akibat penyakit di paru, dan TBC menjadi salah satu alasannya. Waspadai jika merasakan sakit yang menusuk di dada saat menghirup dan menghembuskan nafas. Biasanya, hal ini akan berlanjut menjadi sesak nafas dan batuk-batuk saat berusaha untuk bernafas.

Batuk yang Disertai Darah

Batuk karena alasan lain mungkin nggak akan disertai oleh darah. Walau terlihat hanya beberapa tetes darah saat mengeluarkan dahak, segera temui dokter sebelum gejalanya bertambah parah.

Diikuti dengan Demam

Demam merupakan tanda terjadinya infeksi dalam tubuh. Wajib waspada, nih, jika batuk dan sesak napas yang dialami juga diikuti dengan demam. Apalagi jika kenaikan suhu tubuh tersebut tetap stabil, walau sudah mengonsumsi obat penurun panas. Bisa jadi, tubuh sudah terjangkit TBC. Sebab, demam pada TBC biasanya naik turun dan berlangsung cukup lama, tanpa penyebab yang jelas.

Turun Berat Badan Secara Mendadak

© pixabay

Nggak melakukan program diet atau olah raga tapi berat badan terus menyusut? Jangan happy dulu, bisa jadi ini merupakan salah satu tanda awal TBC. Sebab penyakit TBC biasanya kerap menyebabkan nafsu makan menurun. Hal itu mengakibatgkan berat badan lantas juga ikut turun. Namun, yang perlu dicatat, penurunan berat badan tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat.

Berkeringat di Malam Hari

TBC dapat menyebabkan penderitanya sulit beristirahat di malam hari karena batuk yang berlangsung terus-menerus dan demam. Di saat yang bersamaan, tubuh biasanya mengeluarkan keringat yang cukup banyak padahal sedang nggak beraktivitas berat. Jika mengalami kondisi ini, segera temui dokter.

Walau termasuk salah satu penyakit mematikan, TBC bisa diobati asal gejalanya telah terdeteksi sejak awal. That’s why, Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. Dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K) menggaungkan TOSS TB yaitu Temukan Tuberculosis Obati Sampai Sembuh. Gerakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk segera berkonsultasi pada dokter apabila ditemukan tanda-tanda penyakit TBC, sehingga dapat segera disembuhkan.

Selain itu, seperti  juga  pada  diagnosis  TBC  maka  diagnosis  TBC-RO juga diawali dengan penemuan pasien terduga TBC-RO. Gejala umumnya terjadi jika pasien TBC gagal pengobatan kategori 2 setelah konversi 3 bulan, dan pengobatan kategori 1 setelah konversi 2 bulan. Gejala TBC pada anak biasanya ditandai dengan batuk dan demam lebih dari 2 minggu. Berat badan turun atau tidak naik dalam 2 bulan sebelumnya, mengalami lesu lebih dari 2 minggu. Jika hal ini terjadi segera periksakan ke rumah sakit atau puskesmas terdekat, sebab layanan kesehatan TBC sudah bisa dilakukan di seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia.

Intinya, semakin cepat terdeteksi, pengobatan yang diberikan pada penderita TBC pun lebih efektif. Jika merasakan gejala-gejala seperti yang tercantum di atas, jangan buang waktu untuk menemui dokter dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Source:

http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK_No._67_ttg_Penanggulangan_Tuberkolosis_.pdf

Ikuti Kami