Jangan Salah, Media Sosial Juga Punya Sisi Positif

Selasa, 27 Mar 2018 14:09

Penulis: Iwan Tantomi

Ayotosstb.com - Bicara tentang media sosial jaman now pasti tak lepas dari hoax, hoax, dan hoax. Saking banyaknya berita ‘ngawur’ yang beredar di dunia maya, semakin banyak pula orang yang skeptis dengan medsos. Banyak di antaranya yang memutuskan untuk tidak lagi menggunakan jejaring sosial karena dampak yang begitu buruk, baik pada diri sendiri mau pun orang lain.

Bicara tentang sisi negatif media sosial memang tak pernah ada habisnya. Tapi jangan lupakan juga bahwa medsos sebenarnya juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan positif, lho. Bayangkan, konten yang dibagikan dan viral adalah foto atau video yang bermanfaat bagi kehidupan banyak orang.

Bicara tentang sisi positif media sosial, bagaimana kalau kamu ikut bergabung dengan gerakan #AyoTOSSTB, yang memiliki misi mulia, membebaskan Indonesia dari ancaman tuberkulosis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, bekerja sama dengan banyak pihak, akan memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mengajak dan menyebarkan hal-hal positif yang berguna untuk menghentikan penularan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis ini.

Kenapa harus mulai sekarang menggunakan media sosial untuk melawan TBC?

Tidak pernah ada kata terlambat untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Tanpa harus berpangku tangan pada pemerintah, sebagai generasi millennial yang aktif dan dinamis, kamu pun berkewajiban mengedukasi masyarakat Indonesia akan bahaya TBC.

Berdasarkan laporan WHO tahun 2015, di Indonesia diperkirakan ada satu juta kasus TBC baru per tahun (391 per 100.000 penduduk), dengan angka kematian 100.000 penderita (42 per 100.000 penduduk). Sangat tinggi dan bikin miris, menandakan bahwa sebagian besar orang Indonesia kurang sadar akan bahayanya TBC.

Ada banyak topik tentang melawan TBC yang menarik dan bisa kamu jadikan video blog atau unggahan foto di media sosial. Misal, ajakan untuk mengenakan masker penutup mulut di mana pun dirimu berada. Selain itu, jangan lupa untuk memberikan pesan bahwa penderita TBC bukannya harus dihindari, tapi diberi perhatian dan semangat agar pengobatannya bisa berjalan sampai tuntas, tidak memberi kesempatan pada bakteri untuk resisten terhadap obat.

Sekarang, kamu bisa mengajak orang lain untuk sadar bahaya TBC. Caranya, bikin video blog  untuk berbagi inspirasi bagaimana memberantas TBC di Indonesia. Selain itu ada pula Masker Challenge yang mengajak kamu selfie sambil pakai masker sebagai bagian dari sadar TBC. Semuanya harus disertai dengan tagar #AyoTOSSTB, ya.

Daripada media sosial cuma dibuat hal-hal yang merugikan, kenapa tidak memanfaatkannya supaya Indonesia bebas tuberkulosis?

Ikuti Kami